Carlos Sebut pergelaran Piala Konfederasi 2017 dibuat hanya untuk Ronaldo

Carlos Sebut pergelaran Piala Konfederasi 2017 dibuat hanya untuk Ronaldo

Carlos Sebut pergelaran Piala Konfederasi 2017 dibuat hanya untuk Ronaldo

Carlos Sebut pergelaran Piala Konfederasi 2017 dibuat hanya untuk Ronaldo, Cristiano Ronaldo adalah pemain bintang dunia yang membuat orang-orang rela datang ke stadion untuk melihatnya bermain. Mantan pemain Real Madrid, Roberto Carlos, percaya bahwa pergelaran Piala Konfederasi 2017 akan dipenuhi penonton yang ingin melihat aksi Ronaldo di atas lapangan. Hal itu membuat seolah-olah kompetisi ini dilaksanakan untuk memberikan panggung pada pemain terbaik 2016 tersebut.

Carlos Sebut pergelaran Piala Konfederasi 2017 dibuat hanya untuk Ronaldo

Bukan hal yang aneh jika Ronaldo dianggap sebagai pemain terbaik dunia. Pemain asal Portugal tersebut merupakan top skor sepanjang masa di Real Madrid. Dan sepanjang kariernya, Ronaldo sudah empat kali menyabet penghargaan Ballon d”Or.

Selain sukses di Real Madrid, Ronaldo juga baru saja mengantarkan Portugal menjuarai Euro 2016 di Prancis beberapa waktu lalu.

JIka tak ada kendala, Ronaldo kemungkinan besar akan ambil bagian ketika Portugal menjadi salah satu kontestan di ajang Piala Konfederasi 2017 yang akan digelar di Rusia mulai bulan Juni mendatang.

Kehadiran Ronaldo dalam ajang ini diharapkan menjadi magnet bagi para penonton. Dan Carlos percaya orang-orang akan memenuhi stadion ketika Ronaldo beraksi di atas lapangan.

“Cristiano Ronaldo menjadi teladan dan ia menjadi perhatian dalam sepakbola modern,” kata Carlos pada Marca.

“Orang-orang datang ke stadion hanya untuk melihatnya bermain dan Piala Konfederasi ini dibuat untuknya.”

“Saya tak tahu bagaimana ia tetap bisa menjadi pemain terbaik dunia selama ini,” sambungnya.

FIFA akan kembali menerapkan asisten wasit menggunakan teknologi rekaman video dalam Piala Konfederasi 2017 dan Piala Dunia 2018. Carlos memberikan dukungan pada penerapan teknologi ini karena dinilai akan mengurangi kesalahan wasit dalam mengambil keputusan.

“Saya rasa akan sangat membantu karena para wasit sudah kesulitan [mengambil keputusan]… Sekarang saya tak akan bisa sering-sering diving.”

Untuk Datangkan Mbappe, MU Siap Pecahkan Rekor Transfer Lagi

Untuk Datangkan Mbappe, MU Siap Pecahkan Rekor Transfer Lagi

Untuk Datangkan Mbappe, MU Siap Pecahkan Rekor Transfer Lagi

Untuk Datangkan Mbappe, MU Siap Pecahkan Rekor Transfer Lagi, Manchester United diklaim sangat berminat mendatangkan Kylian Mbappe sampai-sampai mereka rela memecahkan rekor transfer termahal dunia, lagi.

Mbappe sebelumya sudah masuk dalam radar transfer sejumlah klub elit Eropa, di antaranya Real Madrid, Barcelona, Arsenal dan Manchester City. Pasalnya pemain yang dijuluki The Next Thiery Henry itu memang memiliki skill yang jempolan meski masih berusia 18 tahun.

Klub-klub peminatnya dikabarkan kian yakin untuk merekrutnya setelah Mbappe tampil impresif kala membela AS Monaco melawan City di babak 16 besar Liga Champions.

Di sisi lain, Mbappe sendiri sudah berulangkali mengatakan bahwa dirinya masih merasa bahagia bermain di Monaco. Laporan yang beredar di Inggris juga mengatakan bahwa dirinya dan sang agen sudah memutuskan mereka akan bertahan di Ligue 1 semusim lagi, sebelum akhirnya pindah ke tim lain di musim berikutnya.

Menurut laporan terbaru yang dilansir oleh Cadena Cope, MU kini sangat tertarik untuk mendatangkan pemain Prancis tersebut. Jose Mourinho sendiri disebut ingin merekrutnya pada musim panas mendatang.

Bahkan, karena begitu ingin merekrutnya, MU rela menyetorkan dana mencapai 95 juta Pounds pada Monaco. Nominal itu lebih banyak enam juta dari yang mereka keluarkan saat membeli Paul Pogba dari Juventus musim panas kemarin.

Musim ini Mbappe sudah bermain sebanyak 32 kali bagi Monaco di semua ajang kompetisi. Sejauh ini ia telah mencetak 19 gol plus 11 assist.

Gundogan Ungkapkan Persamaan Antara Guardiola dan Klopp

Gundogan Ungkapkan Persamaan Antara Guardiola dan Klopp

Gundogan Ungkapkan Persamaan Antara Guardiola dan Klopp

Gundogan Ungkapkan Persamaan Antara Guardiola dan Klopp, Ilkay Gundogan mengungkapkan antara Josep Guardiola dan Jurgen Klopp memiliki banyak kesamaan. Salah satu kesamaan tersebut yaitu kemampuan kedua pelatih dalam menjalin hubungan dekat dengan pemain.

Gundogan Ungkapkan Persamaan Antara Guardiola dan Klopp

Gundogan pernah ada dalam asuhan Klopp– yang saat ini melatih Liverpool– ketika di Borussia Dortmund. Pada musim panas kemarin, Gundogan pindah ke Manchester City dan bertemu dengan Guardiola.

Rivalitas antara Guardiola dan Klopp sudah terjadi ketika keduanya berkarier di Bundesliga. Saat itu, Klopp melatih Dortmund sementara Guardiola di Bayern Munchen.

Rivalitas antara kedua pelatih berlanjut di Premier League musim ini. Dalam pertemuan terakhir antar kedua kubu akhir pekan lalu di Etihad Stadium, pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.

Membicarakan kualitas antara dua pelatih, Gundogan yang pernah bekerja sama dengan Klopp dan Guardiola, mengatakan kedua pelatih tersebut memiliki banyak kesamaan.

“Saya melihat banyak persamaan antara dua pelatih [Guardiola dan Klopp]. Keduanya punya kemampuan menjalin pertemanan dengan pemain, dengan cara mereka bicara dengan pemain. Mereka berdua punya simpati,” ungkap Gundogan pada ESPN.

“Tapi mereka tahu kapan bersikap serius. Untuk pemain, kemampuan seperti itu sebagai faktor penting. Tentu saja kami melakukan apa yang kami suka.”

“Kami ingin menikmati bersama, kami ingin bersenang-senang, tapi kami juga harus serius dan sulit menemukan keseimbangan yang tepat. Keduanya punya kemampuan itu,” sambungnya.

Karier Gundogan sendiri di Manchester City masih belum sesuai harapan. Sejak awal musim ini, pemain 26 tahun tersebut baru bermain sebanyak 16 kali di semua kompetisi. Ia diperkirakan akan absen hingga akhir musim ini karena mengalami cedera ligamen.

Marcos Alonso Menjadi Pemain Impian Real Madrid

Marcos Alonso Menjadi Pemain Impian Real Madrid

Marcos Alonso Menjadi Pemain Impian Real Madrid

Marcos Alonso Menjadi Pemain Impian Real Madrid, Raksasa La Liga, Real Madrid rupanya sempat memiliki rencana besar untuk mendatangkan Marcos Alonso di masa lalu. Namun, Madrid kini harus menerima kenyataan bahwa untuk mendatangkan Alonso adalah hal yang sulit.

Alonso musim panas yang lalu telah memutuskan untuk bergabung dengan klub Premier League, Chelsea. Sebelumnya, ia memperkuat klub asal Serie A, Fiorentina. Alonso pindah dengan harga senilai 23 juta euro.

Dikutip dari Marca, Madrid punya ketertarikan yang tinggi pada Alonso. Namun, saat itu Madrid masih belum bisa melakukan aktifitas transfer karena masih dalam hukuman.

Madrid kemudian urung membeli Alonso dari Fiorentina dan memutuskan untuk memulangkan Fabio Coentrao. Pemain asal Portugal ini kembali masuk dalam tim utama setelah sebelumnya sempat dipinjamkan ke AS Monaco.

Kini, peluang Madrid untuk bisa mendapatkan jasa Alonso dipastikan sangat sulit. Chelsea tidak akan melepasnya karena sudah menjadi pemain yang sangat penting bagi klub.

Pemain berusia 26 tahun asal Spanyol masuk dalam skema utama racikan pelatih Antonio Conte. Pada musim 2016/17, Alonso sudah bermain pada 23 pertandingan Chelsea di Premier League.

Meski Gelar Sudah di depan Mata, Bayern Tak akan Lepas Pedal Gas

Meski Gelar Sudah di depan Mata, Bayern Tak akan Lepas Pedal Gas

Meski Gelar Sudah di depan Mata, Bayern Tak akan Lepas Pedal Gas

Meski Gelar Sudah di depan Mata, Bayern Tak akan Lepas Pedal Gas, Bayern Munich sangat nyaman memimpin klasemen Bundesliga dengan keunggulan poin yang cukup besar. Tak mau ditikung, Bayern akan terus memburu kemenangan.

Bayern yang mengumpulkan 62 poin dari 25 pertandingan kini unggul 13 angka dari RB Leipzig yang ada di posisi kedua. Melebarnya jarak kedua tim tak lepas dari hasil bertolak belakang yang didapat Bayern dan Leipzig.

Akhir pekan kemarin, Bayern memetik poin penuh usai menang 1-0 atas Borussia Moenchengladbach. Sementara itu, Leipzig justru tumbang di markas Werder Bremen.

Gelar juara pun kini sudah semakin dekat dengan Bayern. Tim arahan Carlo Ancelotti itu butuh tambahan 15 poin lagi dari sembilan pertandingan tersisa untuk mengunci gelar juara.

Thomas Mueller yakin Bayern bisa mempertahankan takhtanya sampai akhir musim. Meski demikian, dia memastikan Bayern tak akan lengah sedikitpun.

“Tidak ada tim dengan keunggulan besar seperti ini pernah kehilangan (gelar juara) itu fakta dan kami tidak percaya ada yang akan mengambil alih pimpinan klasemen dari kami,” ujar Mueller di situs resmi Federasi Sepakbola Jerman (DFB).

“Tapi kami tetap lapar kemenangan, dari pekan ke pekan. Karena itu kami terus tampil dengan intensitas, sambil bersenang-senang,” lanjutnya.

“Kami tidak akan membiarkan fokus kami terpecah dan kami akan terus mempertahankannya,” kata Mueller.

Legenda Liverpool Dukung Gerrard jadi Manajer Liverpool

Legenda Liverpool Dukung Gerrard jadi Manajer Liverpool

Legenda Liverpool Dukung Gerrard jadi Manajer Liverpool

Legenda Liverpool Dukung Gerrard jadi Manajer Liverpool, Salah satu legenda Liverpool Ian Rush menyebut Steven Gerrard layak untuk jadi manajer The Reds suatu saat nanti.

Legenda Liverpool Dukung Gerrard jadi Manajer Liverpool

Gerrard sudah pensiun dari dunia sepakbola setelah kontraknya dengan LA Galaxy berakhir tahun lalu. Setelah rehat beberapa saat dari dunia sepakbola, ia kembali ke lapangan hijau.

Ia kembali untuk menjalani karir sebagai pelatih. Ia kini jadi bagian dari akademi Liverpool.

Menurut Rush, kedepannya pria 36 tahun tersebut pantas diberi jabatan yang lebih tinggi, yakni sebagai manajer tim utama The Reds. Sebab ia memiliki semua persyaratan yang dibutuhkan untuk mengisi pos tersebut.

“Pada saat ini, tidak ada orang yang lebih baik untuk pekerjaan itu ketimbang Jurgen Klopp. Tapi, mungkin, di masa depan kita dapat memulai sebuah dinasti Anfield baru, dengan Steven Gerrard dan Jamie Carragher yang bertindak sebagai pengambil keputusan. Mungkin itulah yang hilang di saat,” ujarnya pada Mirror.

“Stevie G memiliki silsilah yang sempurna untuk, satu hari nanti, mengambil alih sebagai manajer. Ia bergabung dengan klub saat masih anak-anak, dibawa ke dalam tim oleh Gerard Houllier, telah menjadi kapten, telah jadi pemain klub terbaik selama bertahun-tahun. Jadi panggungnya sudah diatur. Jika ia menginginkannya. Para fans akan menyukainya,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

“Ia juga tahu pentingnya bagi para pendukung untuk membawa bakat lokal yang bagus masuk tim. Kami punya beberapa pemain asing yang baik dalam skuad, tapi fans senang mengasosiasikan dirinya dengan sesama mereka sendiri. Pemain seperti Stevie G, Jamie Carragher dan Robbie Fowler,” tutupnya.

Wenger Buka Suara Terkait Kekalahan Timnya atas West Brom

Wenger Buka Suara Terkait Kekalahan Timnya atas West Brom

Wenger Buka Suara Terkait Kekalahan Timnya atas West Brom

Wenger Buka Suara Terkait Kekalahan Timnya atas West Brom, Pelatih Arsenal, Arsene Wenger buka suara terkait kekalahan timnya atas West Bromwich Albion baru-baru ini. Wenger menyebut kekalahan timnya salah satunya disebabkan oleh keputusan wasit yang merugikan mereka.

Pada pertandingan pekan ke 29 EPL ini kubu The Gunners kembali menelan kekalahan. Mereka harus pulang dari Hawthorns dengan tangan hampa setelah dikalahkan tuan rumah West Bromwich Albion dengan skor 3-1.

Pada pertandingan tersebut, Arsenal sejatinya sempat menahan The Baggies dengan skor 1-1. Namun West Brom kembali unggul menjadi 2-1 berkat gol Hal Robson-Kanu.

Wenger sendiri menilai wasit telah membuat keputusan yang salah terhadap gol kedua West Brom tersebut. “Saya pikir gol itu offside, namun wasit mengatakan gol itu tidak offside,” keluh Wenger kepada The Sun.

Selain gol offside tersebut, Wenger juga menyebut bahwa timnya seharusnya mendapatkan penalti pada pertandingan tersebut.

“Saya rasa kami seharusnya mendapat penalti saat Kanu menendang Mustafi. Namun pada saat itu, keputusan tersebut tidak berlaku bagi kami.” tutup pelatih asal Prancis tersebut.

Berkat kekalahan ini, Arsenal tertahan di peringkat ke lima klasemen sementara EPL. Mereka dihantui oleh Manchester United yang berpotensi merebut posisi mereka jika Setan Merah mengalahkan Middlesbrough besok.

Mourinho kembali Berikan kritik keras kepada otoritas Premier League

Mourinho kembali Berikan kritik keras kepada otoritas Premier League

Mourinho kembali Berikan kritik keras kepada otoritas Premier League

Mourinho kembali Berikan kritik keras kepada otoritas Premier League, Pelatih Manchester United, Jose Mourinho kembali memberikan sebuah kritik keras kepada otoritas Premier League. Menurut Mourinho, selama ini sistem kompetisi di Inggris tidak mendukung klub untuk berkiprah di Eropa.

Mourinho kembali Berikan kritik keras kepada otoritas Premier League

Sebenarnya, apa yang disampaikan oleh Mourinho ini bukan hal yang baru. Kritik serupa juga kerap dilayangkan oleh beberapa pengamat dan pelatih sepakbola. Namun, sejauh ini Premier League masih bergeming.

“Premier League tidak memberi bantuan. Saya tidak mengerti mengapa mereka tidak membantu urusan di Eropa. Saya sudah mengatakan hal ini selama bertahun-tahun. Bahkan pada tahun pertama saya di Inggris,” ucap Mourinho.

Beberapa kebijakan di Premier League yang kerap dikeluhkan yakni tidak adanya jeda musim dingin. Saat kompetisi lain libur merayakan Natal dan tahun baru, tim Inggris justru harus berjibaku di atas lapangan atas nama boxing day.

Selain itu, Premier League juga tidak pernah memberi kelonggaran jadwal bagi tim yang berlaga di Eropa. Di liga lain, tim yang pada tengah pekan bermain di Eropa, maka jadwal mereka akan dimajukan agar punya waktu persiapan lebih.

“Setiap negara, coba untuk memberikan dukungan kepada tim sepakbolanya di Eropa, tapi di sini sangat sulit. Kami harus menjadi tim terakhir yang bermain di akhir pekan. Kami harus bermain hari senin, atau hari Minggu pukul 12, kami jadi kehilangan waktu tidur,” ulas Mourinho.

Kasus tersebut terjadi saat MU harus berjumpa dengan Chelsea di Piala FA. MU harus berjumpa The Blues pada hari Selasa (14/2), padahal, mereka juga masih harus berjumpa dengan FC Rostov di ajang Liga Europa pada hari Jum”at (17/3).

Wenger Sebut Laga Melawan City Akan Menjadi Laga yang Menarik

Wenger Sebut Laga Melawan City Akan Menjadi Laga yang Menarik

Wenger Sebut Laga Melawan City Akan Menjadi Laga yang Menarik

Wenger Sebut Laga Melawan City Akan Menjadi Laga yang Menarik, Manajer Arsenal Arsene Wenger mengaku senang timnya diundi berhadapan dengan Manchester City di babak semi final FA Cup.

Arsenal berhadapan dengan Lincoln City di babak perempat final sebelumnya. The Gunners saat itu berhasil menyingkirkan tim non liga tersebut dengan skor 5-0.

Selain Arsenal, tim-tim lain yang lolos ke babak semifinal adalah Man City, Tottenham dan Chelsea. Dalam pengundian, The Gunners kemudian dipertemukan dengan The Citizen.

Hasil undian itu disambut dengan antusias oleh Wenger. Ia memprediksi pertandingan itu akan berlangsung seru meski dipastikan tak akan mudah untuk dimenangkan oleh Alexis Sanchez dkk.

“Itu adalah sebuah tantangan yang sulit, namun menjanjikan sebuah pertandingan yang menarik,” seru manajer asal Prancis ini seperti dilansir Metro.

“Dua tim ini akan saling bertanding dalam mood yang positif,” sambungnya.

City sendiri di babak perempat final berhadapan dengan Middlesbrough. Sergio Aguero cs berhasil menang 2-0 atas tim besutan Aitor Karanka tersebut.

Pertandingan semifinal antara Arsenal vs City sendiri dijadwalkan akan digelar pada tanggal 22 April mendatang. Laga itu akan digelar di Stadion Wembley.

Tottenham Kabarkan Harry Kane Alami Cedera Engkle

Tottenham Kabarkan Harry Kane Alami Cedera Engkle

Tottenham Kabarkan Harry Kane Alami Cedera Engkle

Tottenham Kabarkan Harry Kane Alami Cedera Engkle, Klub Premier League, Tottenham Hotspur akhirnya merilis laporan resmi tentang cedera yang mendera Harry Kane. Sang penyerang dilaporkan mengalami cedera engkel namun tidak dalam level yang terlalu parah.

Tottenham Kabarkan Harry Kane Alami Cedera Engkle

Kane mengalami cedera saat membela Tottenham di pentas Piala FA. Penyerang berusia 23 tahun ini hanya bertahan selama 10 menit saat Tottenham menghajar Millwall dengan skor 6-0 pada babak perempat final Piala FA akhir pekan yang lalu.

Pada laga ini, Kane mengalami cedera sehingga tidak bisa melanjutkan permainan hingga selesai.

“Menyusul pemeriksaan lebih lanjut pada hari ini, klub bisa memberikan konfirmasi bahwa Harry Kane mengalami kerusakan pada ligamen di engkel kaki kanannya saat menang pada laga Piala FA hari Minggu melawan Millwaal,” tulis Tottenham di laman resmi klub.

The Lily White membenarkan kabar bahwa cedera yang dialami oleh Kane sama dengan yang ia dapatkan pada awal musim. Saat itu, Kane mengalami cedera pada engkel kanan usai melawan Sunderland. Ia pun harus absen cukup lama.

Namun, meski mengalami cedera di lokasi yang sama, Kane tidak akan absen lebih lama dibandingkan sebelumnya. Pasalnya, laporan medis menunjukkan bahwa cedera yang dialami oleh penyerang timnas Inggris tersebut tidak masuk dalam kategori yang parah.

“Cedera ini mirip dengan yang ia derita pada saat melawan Sunderland pada bulan September tahun lalu, namun tidak dinilai sebagai hal yang parah.”

Hanya saja, Tottenham masih belum bisa memutuskan secara pasti kapan Kane akan kembali tampil. “Harry akan terus diperiksa oleh staf medis kami. Sementara ia akan menjalani rehabilitasi di Pusat Pelatihan tim,” tutupnya.