Kalah Lawan Dortmund, Leverkusen Resmi Pecat Roger Schmidt

Bayer Leverkusen akhirnya memutuskan untuk memecat pelatih kepala, Roger Schmidt setelah dihancurkan Borussia Dortmund dengan skor telak 6-2 di laga lanjutan Bundesliga Jerman di Signal Iduna Park, Sabtu (04/03) malam WIB. Kepastian soal pemecatan Roger Schmidt diketahui melalui akun Tweter resmi klub. Dalam tweet tersebut juga diungkapkan bahwa Bayer Leverkusen akan segera mengumumkan pengganti Schmidt dalam waktu dekat.

SCP-Cottbus – Roger Schmidt

Di sisi lain, dengan kekalahan tersebut kini Bayer Leverkusen harus puas menempati posisi ke-10 di klasemen sementara Bundesliga dengan raihan 30 poin, terpaut 11 poin dari Hoffenheim yang menempati posisi ke-4 atau batas terakhir kualifikasi Liga Champions. Hasil tersebut sekaligus menjadi pencapaian terburuk Bayer Leverkusen dalam 14 tahun terakhir. Tanda-tanda pemecatan Schmidt memang sudah terlihat sejak Desember tahun lalu. Karena saat itu pihak Bayer Leverkusen mengatakan bahwa masa depan Schmidt di Bay Arena tidak perlu untuk didiskusikan. Hal itu mereka katakan setelah media ternama Jerman, Kicker mengabarkan bahwa Bayer Leverkusen tengah mendekati pelatih Hoffenheim, Julian Nagelsmann.

Zidane Mengaku Terkesan dengan Performa Luka Modric

Zidane Mengaku Terkesan dengan Performa Luka Modric

Zidane Mengaku Terkesan dengan Performa Luka Modric

Zidane Mengaku Terkesan dengan Performa Luka Modric, Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane mengatakan terkesan dengan performa yang ditunjukkan oleh Luka Modric. Karena itu dirinya tak heran gelandang andalannya itu mendapatkan standing ovation dari suporter Eibar.

Pada pertandingan yang digelar di Municipal de Ipurua tersebut, Madrid hanya butuh waktu 30 menit untuk unggul tiga gol lebih dahulu lewat dua gol Karim Benzema dan satu gol James Rodriguez.

Di babak kedua, Real Madrid menambah keunggulan lewat gol Marco Asensio pada menit ke-60 sebelum tuan rumah memperkecil kedudukan lewat gol Ruben Jimenez Pena.

Dan salah satu insiden menarik pada pertandingan ini adalah saat Luka Modric mendapatkan tepuk tangan dari fans tuan rumah. Modric mendapatkan standing ovation saat dirinya ditarik keluar untuk digantikan Mateo Kovacic pada menit ke-71.

“Ini bukan hal lumrah untuk mendapatkan tepuk tangan dari tim lawan saat bermain tandang. Kami senang, dia pemain penting bagi kami,” ujarnya di situs resmi klub.

“Dia mengatur permainan dengan benar-benar baik,”sambungnya.

“Di luar lapangan, dia adalah seorang panutan, dia sangat profesional dan rekan setimnya benar-benar mengapresiasi dirinya,” tandasnya.

Ibrahimovic Mampu Kalahkan Ronaldo dan Messi Untuk Raih Ballon d’Or

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho mengklaim bahwa Zlatan Ibrahimovic layak memenangkan penghargaan FIFA Ballon d’Or. Ia juga percaya bahwa pemain 35 tahun itu bisa memenangkan banyak penghargaan di Old Trafford. karena sejak bergabung bersama Manchester United, bomber asal Swedia itu berhasil mencetak 26 gol dari 38 penampilannya di semua kompetisi. Tak hanya itu, ia juga menjadi pahlawan The Red Devils saat memenangkan trofi EFL Cup beberapa hari yang lalu. Meskipun Ibra menjadi salah satu pemain yang fantastis, namun sampai saat ini ia belum pernah sekalipun menjadi tiga finalis Ballon d’Or.


“Saya pikir dia telah melakukan sesuatu yang menakjubkan,” kata Mourinho kepada MUTV. “Saya pikir dia benar-benar fenomenal, tak ada kata lain. Saya tahu tentang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Saya juga tahu dan percaya dengan apa yang telah mereka lakukan. Tapi saya tak percaya bahwa pemain besar ini (Ibra), dengan karier yang ia alami, saya tidak percaya jika dia tidak pernah memenangkan Ballon d’Or. “Jadi mengapa tidak untuk musim ini (menang Ballon d’Or), jika memang dia bisa melakukan suatu hal yang istimewa. Jika dia bisa memenangkan banyak trofi dan mengantarkan tim ini menembus babak final Liga Europa, mengapa tidak untuk pemain 35 tahun ini memenangkan penghargaan yang layak?” pungkas Mourinho.

Enrique Mengaku Lega Setelah Umumkan Pengunduran dirinya di Barcelona

Enrique Mengaku Lega Setelah Umumkan Pengunduran dirinya di Barcelona

Enrique Mengaku Lega Setelah Umumkan Pengunduran dirinya di Barcelona

Enrique Mengaku Lega Setelah Umumkan Pengunduran dirinya di Barcelona, Luis Enrique mengatakan bahwa ia merasa lega setelah mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi pelatih Barcelona. Enrique memastikan diri tidak akan menangani Barcelona lagi setelah kontraknya berakhir pada musim panas nanti.

Enrique Mengaku Lega Setelah Umumkan Pengunduran dirinya di Barcelona

Masa depan Enrique memang sempat menjadi bahan spekulasi lantaran situasinya memang serba tidak jelas. Kontrak Enrique akan berakhir musim panas ini dan Barcelona sama sekali tidak menunjukkan keinginan untuk memperpanjangnya.

Lalu Barcelona mengalami beberapa hasil mengecewakan. Yang paling parah adalah ketika Barca dibantai empat gol tanpa balas oleh PSG pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Kini setelah resmi akan meninggalkan Barca, Enrique justru merasa lega. Ia mengaku bisa fokus untuk bisa mengakhiri musim dengan baik bersama Barca.

“Sekarang saya merasa lega dan bisa fokus sepanjang sisa musim ini. Saya sudah mengatakannya dengan jelas dan terbuka setelah pertandingan melawan Sporting lalu. Baik saya maupun pihak klub sudah sama-sama terbuka. Ada klub yang level keterlibatannya sangat tinggi dan saya tak tahu cara mematikannya. Itu memang bukan hal yang lumrah,” terang Enrique kepada AS.

Enrique menambahkan bahwa ia sudah tidak menikmati lagi menjadi pelatih bagi Barcelona, jika nantinya terus dilanjutkan. Namun ia membantah bahwa ia memiliki hubungan yang buruk dengan para pemain Barcelona.

“Saya melihat ada banyak pelatih yang sepertinya tidak ada hentinya menikmati pekerjaan mereka, tapi saya tidak seperti itu. Saya memiliki hubungan yang luar biasa dengan para pemain saya. Bisa sata pastikan bahwa saya mundur bukan karena akan bertengkar dengan para pemain saya,” imbuhnya.

Inter Milan Pasti Akan Memboyong Bek Leverkusen, Benjamin Henrichs

Inter Milan dikabarkan tengah mengincar bek Bayer Leverkusen, Benjamin Henrichs dan siap memboyongnya pada bursa transfer musim panas mendatang. Menurut Calciomercato, Henrichs dinilai sebagai pemain yang cocok untuk Inter Milan. Karena pemilik baru i Nerazzuri, Suning Group menginginkan para pemain muda yang kuat dalam berduel di lapangan. Ketertarikan Inter Milan kepada Henrichs semakin tak terbendung setelah pemandu bakat klub melihat pemain berusia 20 tahun itu sebagai salah satu talenta yang cukup fenomenal di daratan Eropa.

Bersama Bayer Leverkusen, Henrichs juga menjadi andalan di sektor kiri pertahanan. Kemampuannya yang luar biasa juga mengantarkannya untuk mencatat laga debut bersama timnas Jerman empat bulan yang lalu. Kontrak Henrichs bersama Bayer Leverkusen sendiri masih akan berakhir pada 2020 mendatang. Meskipun demikian, bukan hal yang tidak mungkin bagi Henrichs untuk meninggalkan Bay Arena dalam waktu dekat. Kabarnya, saat ini Henrichs memiliki klausul rilis sebesar 15 juta Euro atau setara 216 miliar Rupiah. Selain Inter, Bayern Munich kabarnya juga meminati jasa pemain kelahiran Koln, Jerman itu.

Sane Sebut Kerasnya Persaingan Premier League Membuatnya Berkembang

Sane Sebut Kerasnya Persaingan Premier League Membuatnya Berkembang

Sane Sebut Kerasnya Persaingan Premier League Membuatnya Berkembang

Sane Sebut Kerasnya Persaingan Premier League Membuatnya Berkembang, Leroy Sane mengakui kerasnya persaingan di Premier League sudah membuat permainannya jauh lebih berkembang musim ini.

Sane mulai bisa menyesuaikan diri di Manchester City, usai sebelumnya kesulitan setelah dibeli dengan harga 37 juta pounds dari Schalke di musim panas.

Winger beusia 22 tahun mengalami cedera dan menunjukkan performa buruk di paruh pertama musim, hingga membuat banyak suporter mempertanyakan keputusan Guardiola untuk mendatangkannya ke Etihad.

Namun pemain Jerman kini sudah mencetak lima gol dalam sembilan pertandingan terakhirnya, termasuk ketika tim menang 5-1 di laga ulangan babak V Piala FA melawan Huddersfield.

“Perbedaan terbesar antar Inggris dan Jerman adalah setiap laga di sini sulit. Di sini, ketika tim besar bermain melawan tim kecil, mereka memang favorit, namun semua tahu klub kecil punya kans menang atau imbang,” tutur Sane menurut Daily Star.

“Itulah mengapa semuanya lebih sulit dibanding Bundesliga. Di sana, ketika anda melihat Bayern bermain melawan Ingolstadt, anda tahu siapa yang akan menang. Saya sangat menikmati City. Ini klub besar. Semua orang membantu saya. Saya bermain dan punya manajer serta rekan yang baik.”

“Semua orang di sini ingin mencapai level yang begitu besar, itu bagus. Semua orang membantu para pemain. Selain itu, pemain yang datang ke sini juga ingin menang untuk klub – di Premier League, Liga Champions – dan saya kira itu bagus.”

Inter dan Madrid Dikabarkan Menginginkan Mourinho Lagi

Inter dan Madrid Dikabarkan Menginginkan Mourinho Lagi

Inter dan Madrid Dikabarkan Menginginkan Mourinho Lagi

Inter dan Madrid Dikabarkan Menginginkan Mourinho Lagi, Real Madrid dan Inter Milan ingin mendatangkan Jose Mourinho kembali, menurut laporan yang beredar di Spanyol.

Mourinho baru memenangkan trofi pertamanya di Manchester United pekan lalu, dengan mengalahkan Southampton di final Piala Liga.

Ia bergantung pada Zlatan Ibrahimovic untuk mencetak dua gol dan mengamankan trofi juara. Sang manajer sukses mengubah peruntungan tim sejak menggantikan Louis van Gaal di musim panas, meski mereka masih duduk di peringkat enam klasemen.

Dan menurut laporan yang diturunkan Don Balon, Mourinho kini jadi pelatih yang diincar banyak klub.

Meski Zinedine Zidane meraih trofi Liga Champions musim lalu, presiden Florentino Perez disebut masih bermimpi untuk mendatangkan lagi Mourinho.

Manajer Portugal itu menghabiskan tiga musim karirnya di Madrid dan memenangkan La Liga di 2012.

Sementara Inter Milan, yang juara Liga Champions 2010 bersama Mou, juga menginginkannya. Inter kini didukung oleh investor Tiongkok dan siap mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan sang manajer.

Arsenal Kembali Mencoba Datangkan Alexandre Lacazette

Arsenal Kembali Mencoba Datangkan Alexandre Lacazette

Arsenal Kembali Mencoba Datangkan Alexandre Lacazette

Arsenal Kembali Mencoba Datangkan Alexandre Lacazette, Raksasa EPL, Arsenal dikabarkan telah menetapkan target transfer mereka pada musim panas nanti. The Gunners dikabarkan akan kembali mencoba merayu Striker Olympique Lyon, Alexandre Lacazette untuk pindah ke London pada bursa transfer mendatang.

Nama Lacazette sendiri sejatinya bukan nama baru yang dihubungkan dengan Arsenal. Penyerang berusia 25 tahun itu santer dikabarkan akan merapat ke Emirates Stadium pada bursa transfer musim panas lalu.

Namun sayang transfer itu tidak terealisasi pada musim panas kemarin. Hal ini dikarenakan kubu Lyon dikabarkan enggan melepas Lacazette, sehingga mereka memasang banderol yang terlampau mahal yang tidak bisa dipenuhi oleh Arsenal.

Namun menurut laporan yang dilansir Squawka, kubu The Gunners akan kembali mencoba mendatangkan Striker Timnas Prancis itu pada musim panas mendatang. Mereka percaya nilai transfer sang pemain akan menurun pada musim panas ini, sehingga cocok dengan daya beli mereka.

Namun Arsenal sendiri dipastikan bukan satu-satunya tim yang meminati jasa Lacazette. Rival mereka di EPL, Tottenham Hotspur dan Liverpool juga dikabarkan ingin mendatangkan sang pemain pada musim panas nanti.

Sejauh ini Lacazette tampil cukup cemerlang bersama Lyon. Ia tercatat sudah membuat 27 gol dan 2 assist bagi Lyon di semua kompetisi musim ini.

Guardiola Bangga Dengan Kemajuan Manchester City

Bos Manchester City, Pep Guardiola mengatakan bahwa pemilik Manchester City, Sheikh Mansour sangat senang dengan kemajuan yang ditunjukkan klub pada musim ini. Guardiola dan skuat Manchester City saat ini tengah menikmati waktu istirahat dengan cuaca hangat di Abu Dhabi menyusul kemenangan mereka atas AS Monaco di Liga Champions. Sheikh Mansour hanya menghadiri satu pertandingan di Etihad Stadium sejak dirinya membeli klub pada tahun 2008, dan mengambil kesempatan untuk berbicara dengan Guardiola dan para pemain, bersama dengan ketua klub, Khaldoon Al Mubarak di Manchester.

Pemilik klub dikatakan sangat kecewa dengan upaya dari skuat City pada bulan-bulan terakhir masa pemerintahan Manuel Pellegrini, namun tetap berterima kasih kepada pelatih asal Chile tersebut. Sheikh Mansour juga berharap City jauh lebih baik di tangan Guardiola. Dan Guardiola mengatakan bahwa pemilik City cukup senang dengan penampilan klub sejauh ini. “Dengan Khaldoon kami berbicara secara teratur. Tapi kami berbicara kepada Sheikh Mansour untuk pertama kalinya, dan saya benar-benar terkesan dengan banyak hal yang dia (Sheikh Mansour) tahu tentang kami. Itu bagus untuk bertemu dan menghabiskan beberapa jam bersama-sama,” kata Pep. “Mansour begitu senang karena melihat semua permainan, dan Mansour melihat adanya upaya. Mansour menuntut hal itu. Mansour tahu kami berjuang sampai akhir dan, tentu saja, itu bagus bagi kami untuk mengetahui presiden. Jadi itu bagus,” pungkasnya.

AC Monaco Yakin Bisa Membalikkan Keadaan Setelah Kalah Dari Man.City

WIN323 – AS Monaco yakin bisa membalikkan keadaan setelah kalah dari Manchester City. Namun, Les Rouges et Blancs harus menghindari kesalahan-kesalahan yang mereka buat di Etihad Stadium. Monaco menyerah dengan skor 3-5 dari City di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (22/2/2017) dinihari WIB. Mereka sebenarnya tampil sangat baik dan unggul 2-1 di babak pertama. Namun, Monaco gagal meredam kebangkitan City pada paruh kedua. Mereka kemasukan empat gol dan akhirnya pulang dengan membawa kekalahan.

Monaco masih punya peluang untuk lolos ke babak berikutnya. Tim asuhan Leonardo Jardim itu harus mengalahkan City dengan skor minimal 2-0 pada laga leg kedua yang akan dilangsungkan di Stade Louis II, 15 Maret mendatang. “Kami masih mungkin lolos. Pertandingan leg pertama sangat berimbang dan kami kebobolan sebagian besar karena kesalahan-kesalahan kami sendiri,” ujar gelandang bertahan Monaco, Fabinho, di Soccerway. “Di kandang sendiri, itu akan berbeda. Kami akan bermain di hadapan suporter kami dan saya harap kami akan mengingat kesalahan-kesalahan yang kami buat di sini (Etihad), jadi kami tidak mengulanginya,” katanya. Monaco dikenal sangat tangguh di kandangnya. Dalam 21 laga di Stade Louis II musim ini, mereka menang 18 kali, seri dua kali, dan cuma kalah sekali. Satu-satunya kekalahan itu didapat dari Lyon pada bulan Desember lalu.