Gundogan Ungkapkan Persamaan Antara Guardiola dan Klopp

Gundogan Ungkapkan Persamaan Antara Guardiola dan Klopp

Gundogan Ungkapkan Persamaan Antara Guardiola dan Klopp

Gundogan Ungkapkan Persamaan Antara Guardiola dan Klopp, Ilkay Gundogan mengungkapkan antara Josep Guardiola dan Jurgen Klopp memiliki banyak kesamaan. Salah satu kesamaan tersebut yaitu kemampuan kedua pelatih dalam menjalin hubungan dekat dengan pemain.

Gundogan Ungkapkan Persamaan Antara Guardiola dan Klopp

Gundogan pernah ada dalam asuhan Klopp– yang saat ini melatih Liverpool– ketika di Borussia Dortmund. Pada musim panas kemarin, Gundogan pindah ke Manchester City dan bertemu dengan Guardiola.

Rivalitas antara Guardiola dan Klopp sudah terjadi ketika keduanya berkarier di Bundesliga. Saat itu, Klopp melatih Dortmund sementara Guardiola di Bayern Munchen.

Rivalitas antara kedua pelatih berlanjut di Premier League musim ini. Dalam pertemuan terakhir antar kedua kubu akhir pekan lalu di Etihad Stadium, pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.

Membicarakan kualitas antara dua pelatih, Gundogan yang pernah bekerja sama dengan Klopp dan Guardiola, mengatakan kedua pelatih tersebut memiliki banyak kesamaan.

“Saya melihat banyak persamaan antara dua pelatih [Guardiola dan Klopp]. Keduanya punya kemampuan menjalin pertemanan dengan pemain, dengan cara mereka bicara dengan pemain. Mereka berdua punya simpati,” ungkap Gundogan pada ESPN.

“Tapi mereka tahu kapan bersikap serius. Untuk pemain, kemampuan seperti itu sebagai faktor penting. Tentu saja kami melakukan apa yang kami suka.”

“Kami ingin menikmati bersama, kami ingin bersenang-senang, tapi kami juga harus serius dan sulit menemukan keseimbangan yang tepat. Keduanya punya kemampuan itu,” sambungnya.

Karier Gundogan sendiri di Manchester City masih belum sesuai harapan. Sejak awal musim ini, pemain 26 tahun tersebut baru bermain sebanyak 16 kali di semua kompetisi. Ia diperkirakan akan absen hingga akhir musim ini karena mengalami cedera ligamen.

Wenger Sebut Laga Melawan City Akan Menjadi Laga yang Menarik

Wenger Sebut Laga Melawan City Akan Menjadi Laga yang Menarik

Wenger Sebut Laga Melawan City Akan Menjadi Laga yang Menarik

Wenger Sebut Laga Melawan City Akan Menjadi Laga yang Menarik, Manajer Arsenal Arsene Wenger mengaku senang timnya diundi berhadapan dengan Manchester City di babak semi final FA Cup.

Arsenal berhadapan dengan Lincoln City di babak perempat final sebelumnya. The Gunners saat itu berhasil menyingkirkan tim non liga tersebut dengan skor 5-0.

Selain Arsenal, tim-tim lain yang lolos ke babak semifinal adalah Man City, Tottenham dan Chelsea. Dalam pengundian, The Gunners kemudian dipertemukan dengan The Citizen.

Hasil undian itu disambut dengan antusias oleh Wenger. Ia memprediksi pertandingan itu akan berlangsung seru meski dipastikan tak akan mudah untuk dimenangkan oleh Alexis Sanchez dkk.

“Itu adalah sebuah tantangan yang sulit, namun menjanjikan sebuah pertandingan yang menarik,” seru manajer asal Prancis ini seperti dilansir Metro.

“Dua tim ini akan saling bertanding dalam mood yang positif,” sambungnya.

City sendiri di babak perempat final berhadapan dengan Middlesbrough. Sergio Aguero cs berhasil menang 2-0 atas tim besutan Aitor Karanka tersebut.

Pertandingan semifinal antara Arsenal vs City sendiri dijadwalkan akan digelar pada tanggal 22 April mendatang. Laga itu akan digelar di Stadion Wembley.

Guardiola Anggap Dirinya Telah Gagal Tangani Bayern

Guardiola Anggap Dirinya Telah Gagal Tangani Bayern

Guardiola Anggap Dirinya Telah Gagal Tangani Bayern

Guardiola Anggap Dirinya Telah Gagal Tangani Bayern, Manajer Manchester City Josep Guardiola mengatakan bahwa dirinya dianggap gagal saat menangani Bayern Munchen karena tidak bisa memenangkan trofi Liga Champions.

Guardiola datang ke Bayern pada tahun 2013 setelah memenangkan dua gelar Liga Champions bersama Barcelona. Namun, pria asal Spanyol itu justru gagal mempersembahkan Si Kuping Besar selama bekerja di Allianz Arena.

Guardiola sebenarnya berprestasi selama tiga tahun menukangi Bayern dengan memenangkan tiga gelar Bundesliga dan juga dua DFB Pokal. Meskipun begitu, Guardiola tetap dianggap tak berhasil karena Bayern tak bisa mengangkat trofi Liga Champions.

“Periode saya di Munich itu dinilai seperti bencana karena kami tidak mampu memenangkan Liga Champions. Saya memenangkan tiga liga beruntun, kami memenangkan dua piala dari tiga, kami muncul dalam setiap semifinal dan final, [tapi ] itu adalah bencana,” kata Guardiola dilansir Soccerway.

“Saya harus menghadapi itu, tapi apa yang bisa saya katakan adalah mencoba untuk bermain lebih baik, lebih baik, lebih baik dari bulan sebelumnya. Itulah yang ingin saya lihat pada tahun depan. Lebih baik.”

Guardiola sendiri sedang mempersiapkan timnya untuk menghadapi Middlesbrough dalam ajang FA Cup di Riverside Stadium pada akhir pekan ini.

Sane Sebut Kerasnya Persaingan Premier League Membuatnya Berkembang

Sane Sebut Kerasnya Persaingan Premier League Membuatnya Berkembang

Sane Sebut Kerasnya Persaingan Premier League Membuatnya Berkembang

Sane Sebut Kerasnya Persaingan Premier League Membuatnya Berkembang, Leroy Sane mengakui kerasnya persaingan di Premier League sudah membuat permainannya jauh lebih berkembang musim ini.

Sane mulai bisa menyesuaikan diri di Manchester City, usai sebelumnya kesulitan setelah dibeli dengan harga 37 juta pounds dari Schalke di musim panas.

Winger beusia 22 tahun mengalami cedera dan menunjukkan performa buruk di paruh pertama musim, hingga membuat banyak suporter mempertanyakan keputusan Guardiola untuk mendatangkannya ke Etihad.

Namun pemain Jerman kini sudah mencetak lima gol dalam sembilan pertandingan terakhirnya, termasuk ketika tim menang 5-1 di laga ulangan babak V Piala FA melawan Huddersfield.

“Perbedaan terbesar antar Inggris dan Jerman adalah setiap laga di sini sulit. Di sini, ketika tim besar bermain melawan tim kecil, mereka memang favorit, namun semua tahu klub kecil punya kans menang atau imbang,” tutur Sane menurut Daily Star.

“Itulah mengapa semuanya lebih sulit dibanding Bundesliga. Di sana, ketika anda melihat Bayern bermain melawan Ingolstadt, anda tahu siapa yang akan menang. Saya sangat menikmati City. Ini klub besar. Semua orang membantu saya. Saya bermain dan punya manajer serta rekan yang baik.”

“Semua orang di sini ingin mencapai level yang begitu besar, itu bagus. Semua orang membantu para pemain. Selain itu, pemain yang datang ke sini juga ingin menang untuk klub – di Premier League, Liga Champions – dan saya kira itu bagus.”

Agen casino – Iheanacho memperkuat tim lebih pada musim ini

Agen casino – Iheanacho memperkuat tim lebih pada musim ini

Agen casino – Iheanacho memperkuat tim lebih pada musim ini

Agen casino – Iheanacho memperkuat tim lebih pada musim ini, Kelechi Janji Iheanacho (lahir 13 Oktober 1996) adalah pemain sepak bola profesional Nigeria yang bermain untuk klub Inggris Manchester City. Dia telah tampil untuk Manchester City U-21, serta skuad Nigeria yang memenangkan Piala Dunia FIFA 2013 U-17 dan Nigeria tim U-20 di Piala Dunia FIFA 2015. Iheanacho juga telah dipanggil ke skuad senior Manchester City untuk musim 2015 -16.

Kelechi Iheanacho membuat terobosan penting dalam kariernya musim ini. Tapi penyerang Manchester City itu tak lekas berpuas diri.

Pemain kelahiran Nigeria 19 tahun lalu itu mulai bergabung dengan akademi City pada Januari 2014 lalu. Pada prosesnya, musim ini menjadi momen penting buat Iheanacho setelah dipercaya Manuel Pellegrini untuk mulai tampil bersama tim inti.

Agen casino – Iheanacho memperkuat tim lebih pada musim ini

Kepercayaan itu sendiri dibayar Iheanacho lewat serangkaian penampilan menjanjikan. Musim ini ia bahkan sudah mendonasikan 13 gol dari 33 penampilan, sebuah jumlah gol yang cuma kalah dari Sergio Aguero dan Kevin De Bruyne.
“Catatanku tidak buruk, musim ini sudah sedemikian bagus buatku dan juga buat tim. Saya sudah mencetak gol-gol buat tim dan memberi bantuan,” ucap Iheanacho seperti dikutip Sky Sports.

“Musim ini tak buruk, tapi aku harus terus bekerja keras. Ini takkan menjadi musim terbaikku, aku baru memulai dan akan ada hal-hal bagus lain di masa depan, aku cuma akan terus bekerja keras, berlatih dan bermain sekuat tenaga dalam, dan aku akan sampai di sana.

“Dulu aku berharap main di tim inti dan suatu hari ada di antara pemain-pemain itu, aku memikirkannya jadi aku berharap akan terwujud suatu hari. Aku terkejut ketika mereka kemudian bilang aku masuk tim, jadi aku gembira dan senang gabung klub ini.

“Kini aku yakin jadi bagian dari skuat, tapi itu takkan membuatku jemawa, aku cuma akan terus bekerja keras dan terus percaya pada diri sendiri. Aku akan terus membantu tim sebisa mungkin musim ini,” sebutnya.

Agen Casino – 5 hal yang bisa kita petik dari kemenangan City

Agen Casino – 5 hal yang bisa kita petik dari kemenangan City

Agen Casino – 5 hal yang bisa kita petik dari kemenangan City

Agen Casino – 5 hal yang bisa kita petik dari kemenangan City, Manchester City yang ke semi-final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub setelah mengalahkan sesama juggernaut keuangan Paris Saint-Germain.

Sebuah momen ajaib Kevin De Bruyne di menit ke-74 terbukti menjadi berbeda untuk pria Manuel Pellegrini, sebagai Belgia keriting pemogokan 20-halaman berbakat timnya kemenangan 1-0 di Etihad.Joe Hart datang untuk menyelamatkan lima menit kemudian untuk menolak PSG gol tandang saat ia terus keluar Edinson Cavani dalam situasi satu-lawan-satu.

Sergio Aguero sebelumnya melewatkan penalti pada babak pertama setelah dijatuhkan oleh kiper PSG Kevin Trapp, tapi pada akhirnya yang terbukti akademik sebagai Kota membukukan tempat mereka di empat imbang Jumat lalu.
Simon Mullock berada di Etihad pada malam yang mengesankan untuk Citizens.
Berikut adalah lima hal yang ia pelajari dari pertandingan …


Agen Casino – 5 hal yang bisa kita petik dari kemenangan City

1. penggemar City akhirnya merangkul Liga Champions
penggemar Manchester City sekali lagi mencemooh lagu kebangsaan Liga Champions, tapi ini mungkin telah malam Blue Mooners jatuh cinta dengan turnamen. Sebuah rumah penuh dari 53.000 memadati Etihad untuk melihat Kota pindah ke semifinal.

2. Suram menunjukkan oleh wasit
Spanyol wasit Carlos Velasco Carballo seharusnya tidak melihat Liga Champions lagi. Hanya dia yang tahu mengapa kiper PSG Kevin Trapp hanya mendapat kartu kuning saat ia meng-hack ke Sergio Aguero dengan striker Kota melalui pada tujuan.

3. Aguero tidak sempurna
Bahkan Aguero tidak sempurna – terutama dari titik penalti. Argentina terjawab pada waktu kunci dalam putaran kedua tahun lalu melawan Barcelona dan ia mengirim usahanya semalam macam posting.

4. Di Maria
Angel Di Maria hanya tidak suka Manchester. The £ 60million winger pindah ke Paris setelah menjatuhkan diri di Old Trafford dan ia sekali lagi tampak bayangan pemain yang adalah bintang seperti di Real Madrid.

5. De Bruyne membuktikan kemampuannya
Di mana Kota akan jika De Bruyne tidak terluka pada bulan Januari? Belgia telah megah sejak kembali dari cedera lutut berkelanjutan pada bulan Januari dan sepakannya disajikan untuk memenangkan permainan apapun.

Agen Casino 338a – City Raih Kemenangan 1-0 Atas PSG di Etihad Stadium

Agen Casino 338a – City Raih Kemenangan 1-0 Atas PSG di Etihad Stadium

Agen Casino 338a – City Raih Kemenangan 1-0 Atas PSG di Etihad Stadium

Agen Casino 338a – City Raih Kemenangan 1-0 Atas PSG di Etihad Stadium, Manchester City sukses mendepak Paris Saint Germain (PSG) dari Liga Champions. ManCity melaju ke semifinal usai menekuk PSG 1-0 di Etihad Stadium di leg kedua perempat final, Rabu 13 April 2016.

Agen Casino 338a – City Raih Kemenangan 1-0 Atas PSG di Etihad Stadium

Butuh kemenangan untuk lolos ke semifinal, PSG langsung tampil menyerang. PSG tampil dominan sepanjang babak pertama. Tapi PSG masih kesulitan membongkar pertahanan rapat ManCity.

Satu-satunya peluang PSG di babak pertama tercipta di menit ke-16 melalui sepakan striker Zlatan Ibrahimovic dari luar kotak penalti. Sayang bola yang mengarah ke tengah gawang masih bisa diamankan kiper Joe Hart.

ManCity punya peluang besar unggul di menit ke-30 setelah mendapat hadiah penalti, menyusul pelanggaran yang dilakukan Kevin Trapp. Tapi Sergio Aguero gagal mengeksekusi penalti bola sepakannya melebar.

Di babak kedua, PSG terus tampil menekan. Namun pertahanan berlapis ManCity menyulitkan Ibrahimovic Cs. Serangan skuad asuhan Laurent Blanc selalu bisa dipatahkan barisan pertahanan tuan rumah.

Alih-alih mencetak gol, PSG justru kebobolan di menit ke-76. Kevin De Bruyne menjadi pahlawan kemenangan ManCity dengan melepas tembakan dari luar kotak penalti memanfaatkan umpan Fernando.

Skor 1-0 untuk keunggulan ManCity bertahan hingga laga usai. ManCity pun lolos ke babak semifinal dengan agregat 3-2 (ManCity bermain imbang 2-2 di Parc des Princes, pekan lalu).

Susunan Pemain:
Manchester City: Joe Hart, Bacary Sagna, Eliaquim Mangala, Gaël Clichy, Nicolás Otamendi, Fernando, Jesús Navas, Kevin De Bruyne (Toure 84′), David Silva (Delph 87′), Fernandinho, Sergio Agüero (Kelechi 90′)
Paris Saint Germain: Kevin Trapp, Thiago Silva, Marquinhos, Serge Aurier (Pastore 61′), Thiago Motta (Lucas Moura 44′), Ángel Di María, Maxwell, Gregory Van Der Wiel, Adrien Rabiot, Edinson Cavani, Zlatan Ibrahimovic